Peringatan Harlah NU di Masjid Agung Rabu Lusa, Presiden Jokowi Diminta jadi Imam Salat

 

Pekanbaru, PWNURIAU.OR.ID – Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Provinsi Riau T. Rusli Ahmad meminta Presiden RI Joko Widodo bersedia menjadi imam saat sholat Ashar di Masjid Agung An-Nur, saat kunjungannya ke Bumi Lancang Kuning dalam rangkaian perhelatan akbar PWNU ke-92.

 

“Ketibaan Presiden Jokowi sebelum Sholat Ashar, maka kita meminta kepada pak Presiden untuk bersedia menjadi imam di Masjid Agung Annur. Jemaah yang hadir ribuan orang se- Riau,” ujar T Rusli Ahmad di Pekanbaru, Senin.

 

Kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut, lanjut Rusli, disambut dengan pembacaan Shalawat Badar, diikuti prosesi pembacaan Alquran dan palantikan pengurus PWNU Riau, kemudian sambutan pimpinan PWNU.

 

Dikatakannya, pelantikan pengurus PWNU juga dihadiri oleh jajaran menteri kabinet kerja, seperti  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani serta Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan.

 

“Kami optimis kegiatan akan berjalan lancar dan pak Presiden dapat menghadiri acara pelantikan PWNU Riau,” kata Politisi PDI Perjuangan Riau itu.

 

Diinformasikannya, rangkaian acara Hari lahir PWNU ke 92, digelar pada 8-9 Mei 2018, pada 8 Mei dimulai dengan Apel Kesetiaan NKRI di Jalan Gadjah Mada Pekanbaru. Dan keesokan harinya akan dilakukan pelantikan PWNU Riau sekaligus festival Shalawat Badar yang diikuti seluruh pelajar se-Riau.

 

Rusli mengatakan, persiapan kedatangan Presiden terus dirampungkan, selain menghadiri Harla NU, Presiden dijadwalkan akan mengikuti serangkaian kunjungan diantaranya Rakernas Partai Hanura yang diselenggarakan di Pekanbaru. Kemudian, Presiden juga akan melakukan replanting serta membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat.

 

Dalam konfrensi persnya, Rusli juga memastikan kehadiran Ustad Abdul Somad yang akan memberikan tausiyah pada apel Akbar PWNU.

 

“Jadi, kita masih optimis bahwa beliau (Ustad Abdul Somad) akan tetap mengisi tausiahnya di acara apel akbar NU, besok,” terang Rusli.

 

Memang ada sedikit kendala terkait kehadiran UAS, namun pihaknya tetap memastikan UAS hadir karena belum ada pihak UAS menyampaikan secara resmi pembatalan kehadirannya.

 

 Anggota DPRD Riau itu  berkomitmen yang akan mengisi tausiah agama pada saat apel akbar NU Riau, hanyalah Ustaz Abdul Somad. Jika Ustad Abdul Somad tidak hadir, maka hanya akan ada apel akbar NU Riau, tanpa tausiyah.

 

“Kita sudah minta UAS tidak membatalkan tausiyahnya, dari pukul 16.00-17.00 WIB. Hampir 30 ribu orang datang, sesuai janji beliau hanya satu jam akan  memberikan tausiyah, dan sampai hari ini, kami masih optimis jika UAS akan hadir,” tuturnya.

 

Sumber : antarariau.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *